Kedai Kopi & Roastery — Yogyakarta

Tiga generasi.
Satu rasa yang jujur.

Dari tungku arang Mbah Karso di tahun 1962 hingga mesin sangrai kami hari ini — Kopi Tigarasa menyeduh kopi Nusantara dengan satu prinsip sederhana: rasa tidak boleh berbohong.

Barista Kopi Tigarasa menyeduh kopi pour-over dengan teliti di bar kayu
Sejak 1962
Suasana interior kedai Kopi Tigarasa yang temaram dan hangat dengan papan nama di dinding
Portafilter berisi kopi baru digiling dan secangkir latte di atas meja kedai
Tentang Kami

Warisan rasa dari dapur sederhana di Pakualaman

Semua berawal dari Mbah Karso, yang menyangrai kopi dengan wajan tanah liat di dapur belakang rumahnya tahun 1962. Aromanya menyebar ke seisi kampung — dan orang-orang mulai datang membawa cangkir masing-masing.

Generasi kedua, Pak Harjo, membawa kopi keluarga ini keliling pasar-pasar Yogyakarta dengan sepeda onthel. Kini generasi ketiga, Mas Bram, meneruskannya sebagai kedai dan roastery — dengan mesin sangrai modern, tapi lidah dan hati yang sama.

Nama Tigarasa adalah pengingat: setiap cangkir kami membawa tiga rasa — rasa biji terbaik Nusantara, rasa hormat pada petani, dan rasa rindu pada rumah.

“Kopi yang baik tidak perlu bicara keras. Ia cukup jujur.” — Mbah Karso
62+Tahun menyangrai
3Generasi
9Asal biji Nusantara
Kenapa Kopi Tigarasa

Yang membuat cangkir kami berbeda

Bukan karena kami paling besar. Tapi karena ada hal-hal yang tidak kami kompromikan sejak 1962.

Sangrai sendiri, selalu segar

Kami menyangrai dalam batch kecil setiap pekan di roastery belakang kedai. Biji yang lewat 14 hari tidak pernah masuk ke bar — titik.

Langsung dari petani

Sembilan kebun mitra dari Gayo hingga Bajawa, dibeli dengan harga di atas pasar. Nama petaninya tertulis di setiap kemasan — silakan periksa.

Ruang yang memanusiakan

Tidak ada musik yang memaksa, tidak ada batas waktu duduk. Kedai kami dirancang untuk obrolan panjang, buku, dan hujan di luar jendela.

Kata Mereka

Cerita dari meja-meja kami

Tiga tangan mengangkat cangkir kopi bersulang di atas meja kedai
Saya sudah mencicipi kopi di banyak kota, tapi Tigarasa Signature ini rasanya seperti diseduh oleh orang yang benar-benar peduli. Sekarang jadi ritual tiap Jumat sore.
Dian Anggraini Arsitek, langganan sejak 2021
★★★★★
Tempat langganan saya menulis skripsi sampai selesai. Baristanya hafal pesanan saya, dan tidak pernah sekalipun saya merasa diusir halus meski duduk berjam-jam.
Raka Firmansyah Mahasiswa UGM
★★★★★
Kopi tubruknya persis seperti buatan almarhum bapak saya. Saya sampai diam beberapa detik waktu pertama kali mencium aromanya. Terima kasih sudah menjaga rasa ini.
Sri Wahyuni Pemilik butik batik, Kotagede
★★★★★
Lokasi & Jam Buka

Mampirlah — kursi dekat jendela menunggu

Alamat

Jl. Suryodiningratan No. 17, Mantrijeron,
Yogyakarta 55141
(200 m selatan perempatan Jokteng Kulon)

Telepon & WhatsApp

0812-3456-7890 (nomor contoh)
Pesan biji sangrai & reservasi rombongan

Surel

halo@kopitigarasa.contoh.id
(alamat fiktif untuk keperluan demo)

Jam Buka
Senin — Kamis08.00 – 22.00
Jumat13.00 – 23.00
Sabtu07.00 – 23.00
Minggu07.00 – 21.00
Sesi cupping publikSabtu, 09.00